Beberapa Keluhan Awal Penggunaan Foredi Gel Yang Perlu Anda Tahu

Bukan basa basi lagi apabila Foredi disebut sebagai pelopor pengobatan ejakulasi dini yang memiliki izin edar di BPOM RI. Artinya sebelum Foredi beredar, di luar sana banyak sekali produk sejenis namun seperti takut untuk mendaftarkan diri ke BPOM. Padahal langkah ini merupakan wujud kehadiran pemerintah untuk melindungi konsumen Indonesia dari bahaya obat-obatan mengandung bahan kimia obat.

Sebagai pelopor tentu memiliki beberapa catatan prestasi yang membanggakan, salah satunya sampai tulisan ini dibuat Foredi masih beredar di Luas dan diburu para pasutri. Namun demikian anda perlu ketahui keluhan pria saat pertama kali menggunakan Foredi. Keluhan yang umum adalah Foredi sama sekali tidak bekerja menambah durasi hubungan intim (tidak bisa tahan lama).

Benarkah demikian? Tentu saja tidak demikian. Foredi merupakan produk herbal bukan produk kimia. Salah satu ciri produk herbal adalah ia bekerja secara menyeluruh untuk memperbaiki keadaan ketidak mampuan menunda ejakulasi dini. Ini pun bekerja secara bertahap, tidak langsung menuju ke saraf geli penyebab ejakulasi dini.

Hal ini tentu saja berbeda dengan produk-produk sejenis yang menggunakan bahan-bahan kimia. Jenis yang satu ini, beberapa saat setelah dioles anda langsung dibuat kuat tahan lama. Tetapi cenderung memberikan rasa kebas (mati rasa). Apa gunanya berhubungan intim jika sensasi geli pada setiap sentuhan organ intim hilang (mati rasa).

Solusinya tentu saja baca kembali cara pakai Foredi secara benar. Cara yang salah bisa berbeda hasilnya. Coba ikuti cara pakai Foredi di bawah ini :


  1. Tusuk ujung sachet foredi dengan jarum dan keluarkan ke jari telunjuk kemudian ratakan di batang penis secara melingkar. Bagus lagi apabila pertebal bagian pangkal penis.
  2. Agar ramuan Foredi bekerja sempurna "beri waktu” agar ramuan meresap sempurna. Jadi    oleskan 3 tetes Foredi setidak-tidaknya 45 menit sebelum hubungan intim / hingga rasa hangat hilang.
  3. Kemudian cuci dengan air dan sabun sampai bersih. Pastikan dicuci, sebab antiseptik tidak  untuk organ vagina. Efek sampignya berbeda.
  4. Siap mulai hubungan intimnya

    Tetapi kok tetep nggak ada perubahan, padahal sudah ikut petunjuk tersebut?

    Hal tersebut bisa saja terjadi. Alasan paling mendasar adalah ketebalan kulit penis antar pria satu dengan pria lain berbeda. Pria dengan kulit penis lebih tebal biasanya akan membutuhkan waktu tunggu lebih lama / bisa juga tambahkan satu tetes lebih banyak dari cara pakai standar. Kuncinya adalah cobalah takaran Foredi yang pas untuk anda sendiri. 

    Takaran yang pas inilah yang kemudian membuat pembelanjaan ulang Foredi selalu berlanjut. Artinya banyak pria dewasa terbantu dengan produk berkualitas dari PT. ABE Global ini yang juga direkomendasikan Boyke Dian Nugraha.  

    Jadi tunggu apalagi? ORDER AJA






    Komentar