Jumat, 19 Januari 2018

Efek Samping Foredi Jika Tidak Dicuci Dengan Air

Manfaat Foredi memang sudah terbukti untuk atasi masalah Ejakulasi Dini pria dewasa. Legalitas, keamanan dan kenyamanan selalu melekat pada Foredi sejak 2008 sampai hari ini. Namun demikian cara pakai Foredi yang tidak tepat punya efek samping berbahaya bagi vagina.

Efek samping tersebut muncul dari antiseptik yang ada pada Foredi. Fungsi antiseptik adalah membersihkan kuman/jamur/bakteri yang ada pada kulit luar penis.

Beberapa manfaat Foredi dan antiseptiknya :

  • Melindungi terhadap kontaminasi kuman pada waktu hubungan intim
  • Melindungi organ intim pria dari jamur Chlamidhia penyebab keputihan.
  • Memperpanjang waktu hubungan intim tanpa menimbulkan kebas.


Foredi Istimewa bukan?


Untuk mendapatkan manfaat di atas cara pakai Foredi yang benar adalah seperti ini :

  • Tusuk ujung Sachet Foredi dengan jarum.
  • Teteskan foredi ± 3 tetes di jari telunjuk.
  • Ratakan di area penis bawah dan atas serta tipis di kepala penis (jangan sampai terkena lubang urine)
  • Akan muncul rasa hangat dan diamkan hingga rasa hangat reda dengan sendirinya ± 45 menit. Ini menjadi tanda ramuan sudah meresap dengan baik.
  • Ini lah yang paling penting, cuci bersih dengan air, dengan sabun pun tidak apa-apa.


Point terahir di atas lah yang perlu anda perhatikan. Khasiat Antiseptik pada Foredi membersihkan kulit luar, artinya sebelum lakukan senggama sebaiknya dicuci dengan bersih.

Apabila tidak dicuci dengan bersih maka antiseptik akan menyentuh area genital wanita. Fungsi pembersih kuman dari antiseptik Foredi bekerja merata. Semua jenis bakteri akan dimatikan, padahal di area vagina ada bakteri baik.

Hilangnya bakteri baik sekaligus saat terkena antiseptik tentu saja akan mempengaruhi tingkat keasaman vagina (pH). Efek awalnya berupa iritasi, gatal-gatal dan berlanjut pada keputihan.

Ini sama halnya dengan anjuran dokter untuk tidak menggunakan tisu antiseptik saat membersihkan vagina.

Itu saja informasinya, pakai Foredi secara tepat agar efek sampingnya tidak berdampak pada istri dan keharmonisan pasutri.

Senin, 01 Januari 2018

2 Penyebab Menurunnya Kualitas Hubungan Intim Pasutri

85 dari 100 konsumen Foredi kami adalah pria di atas usia 35 tahun. Merasakan baru saja mengalami ejakulasi dini. Sehingga tidak kuat tahan lama seperti sebelum-sebelumnya.


Hubungan pasutri tidak semesra sebelum-sebelumnya. Yang semestinya suami mampu mengantarkan istri orgasme dengan ereksi maksimal, malah gagal mempertahankan ereksi karena ejakulasi dini.

Ada dua kemungkinan yang menyebabkan situasi tersebut di alami suami di usia 35 tahun ke atas.

Pertama, faktor lelah bekerja bisa jadi pemicu berkurangnya kemampuan kuat tahan lama. Energi dan perasaan terkuras habis di tempat kerja. Sehingga saat ada ajakan selalu kalah di ronde awal.
Tips yag perlu dilakukan suami dengan faktor penyebab ini adalah luangkan waktu untuk olahraga, istirahat cukup dan kalau perlu minum jamu sehat / STMJ.

Kedua, juga dimungkinkan adanya faktor penurunan hormon kewanitaan pada istri. Hal ini membuat sensitivitas cengkraman vagina berkurang. Sehingga susah terangsang dan menikmati hubungan intim. Orang biasa bilang, kurang empot-empotnya.

Akibatnya tentu menambah lama durasi wanita mendapatkan orgasme. Bisa jadi suami mulai bisa bertahan di menit ke 30, namun dengan masalah hormon kewanitaan yang menurun. Seolah-olah usaha suami sia-sia.

Solusi Saran Dari Kami


Sebagai agen produk herbal rekomendasi pakar kesehatan reproduksi Boyke Dian Nugraha kami kasih solusi saran untuk mengembalikan dan menambah kualitas hubungan intim.

Solusi itu ada pada Foredi si jamu ejakulasi dini dan Lady Fem pengembali daya cengkram vagina.