Rabu, 25 Juni 2014

Disfungsi Ereksi Paling Berbahaya

Disfungsi Ereksi Paling BahayaKedengaran horor bukan, ketika ternyata ada disfungsi ereksi paling berbahaya. Bagaimana tidak horor, biasanya disfungsi ereksi  dapat diatasi dengan obat herbal andalan dokter boyke. Tetapi ini disfungsi ereksi paling berbahaya dengan resiko kematian.

Ini terjadi pada seorang pria di India, mengalami disfungsi ereksi lain dari pada yang lain. Disfungsi ereksinya adalah ereksi terlalu lama hingga dua puluh satu hari. Bisa dibilang hingga 3 minggu berturut.

Adanya kasus tersebut, dokter setempat mendiagnosa bahwa pria tersebut tidak mengkonsumsi obat kuat apapun melainkan terjadi ganggung saraf yang biasa disebut priapism. (yahoo.news) Pada akhirnya dokter Mukhreje memutuskan untuk melakukan penanganan dengan operasi bedah selama 1 Jam. Kini pria tersebut sembuh namun telah kehilangan kemampuan ereksi.

Pada saat ereksi normal darah banyak masuk ke area priver penis yang membuatnya keras, setelah selesai ejakulasi darah akan kembali keluar lagi dari area tersebut. Sedangkan pada kasus priapism darah tersebut tidak mampu keluar dari penis. Jika tetap seperti itu selama 1 jam pasokan darah juga akan menipis, padahal suplai darah baru juga tidak masuk. Kekurangan pasokan darah ke penis perlahan akan meruskan organ vital.

Gangguan saraf seperti ini sangat mengerikan bukan? Untuk itu rawatlah baik organ intim anda pria dewasa dari benturan keras yang dapat mengganggu saraf penis.

Olah raga secara teratur juga dapat menormalkan siklus peredaran darah ke seluruh organ tubuh termasuk ke penis.

Kesimpulan : Disfungsi Ereksi paling berbahaya adalah ereksi yang melebihi batas pria dewasa pada umumnya. Disfungsi ereksi normal dapat langsung ditangani dengan bantuan obat herbal rekomendasi dokter Boyke, yaitu Kapsul Gasa Gagah Perkasa. Sebuah obat herbal andalan yang sangat didambakan pria dan disayang istri.

 

 

 

Artikel Terkait

Agen Resmi ABE, SMS/WA: 082338111629. Melayani pengiriman via JNE, Pos, Tiki, Gojek, juga melayani COD

1 komentar so far

[…] tegak kembali, hal tersebut harus melalui proses dirangsang kembali, asalkan pria tidak mengalami disfungsi ereksi […]


EmoticonEmoticon